Hai reader

Udah luama banget ga ngeblog akhirnya kangen juga nulis, kali ini mau nulis tema yang agak berat tapi mau coba dibawain secara santai dan singkat.

…Yups, Autodesk CFD...

Autodesk CFD

Simulasi Sistem Ventilasi Menggunakan Autodesk CFD

Autodesk CFD ini software Autodesk yang fungsinya untuk analisa fluida. CFD sendiri kependekan dari Computational Fluid Dynamic, yaitu metode komputasi (disana ada persamaan-persamaan yang ribet bahkan super ribet kalau diselesaikan secara manual) untuk mengetahui perilaku fluida. Dengan pendekatan CFD, masalah yang berkaitan dengan mekanika fluida bisa dicari nilainya, seperti kecepatan, suhu, tekanan dll.

Fungsi Autodesk CFD

Secara umum fungsi Autodesk CFD ada 2 yaitu:

  1. Mengetahui Pola Aliran Fluida, yaitu bagaimana fluida mengalir dalam sebuah objek tertentu
  2. Perpindahan Panas, yaitu bagaimana objek menjadi panas atau dingin dan kenapa

Klasifikasi Fluida

Dari tadi diulang kata kata fluida, apa sih fluida? Fluida adalah zat yang bentuknya bisa berubah terus menerus bila terkena gaya walaupun relative kecil, gampangnya sih zat yang bisa mengalir.

Berdasarkan definisi diatas, Fluida ada 2 yaitu yang berbentuk cair (liquid) dan udara (gas).

Kejadian di Sekitar Kita yang Bisa  Diprediksi Melalui CFD

Banyak banget fenomena disekitar kita yang bisa kita prediksi nilainya menggunakan pendekatan CFD, misal:

  1. Aliran air (even kita nuangin air ke gelas bisa kita prediksi pola alirannya loh, kecepatan dan suhunya),
  2. Aliran udara (misal angin yang berhembus dari kipas, kepikiran ga anginnya nyebar kemana aja),
  3. Perpindahan panas (dan ruangan yang ada di rumah kita pun terjadi perpindahan panas loh secara konveksi),
  4. Mixing 2 fluida (mixing ini bisa antara liquid dengan liquid yang berbeda secara density dan viscositas dan antara gas dengan gas, atau mixing 1 fluida yang berbeda temperature misal kita pengen buat air anget buat mandi, berapa campuran air panas dan dingin, disitu kita bisa dapet suhu campurannya)

Aplikasi Autodesk CFD

So dibagian mana saja Autodesk CFD bisa diaplikasikan?

Autodesk CFD bisa diaplikasikan ke berbagai bidang dan sangat bermanfaat untuk mengoptimalkan performa alat yang mau kita rancang atau ruangan yang mau kita bangun, seperti

  1. Pendinginan komponen elektronik

    Electronic

    Pendinginan Komponen Elektronik Menggunakan Autodesk CFD Advanced

  2. Pendinginan server (data center)

    Data Center

    Analisa Sistem Pendinginan Data Center Menggunakan Autodesk CFD Advanced

  3. Pencahayaan (bayangin coba sampe ke pencahayaan)

    Luminaire-Image

    LED Design

  4. Machinery dan valve (katup atau bahasa sehari-harinya keran – iya keran aer)

    Pressure Drop in Valve

    Pressure Drop Analysis Menggunakan Autodesk CFD Motion

  5. AEC atau Architecture Engineering Construction – Biasanya dipakai untuk membuat sistem ventilasi yang nyaman dan juga smoke visibility atau simulasi bila terjadi kebakaran, gimana seru kan bisa buat simulasi kebakaran
Smoke Visibility

Analisa Kebakaran Menggunakan Autodesk CFD Advanced

Kenapa sih Menggunakan Autodesk CFD?

Karena fluida sangat berperan mempengaruhi performa suatu alat misal kasus pendinginan komponen elektroknik aja, kurang jumlah fan komponen bisa over heat, kelebihan fan jadi boros listrik, kan serba salah kaya Raisha, #eh….

Nah manfaat Autodesk CFD kita bisa membuat alternatif desain, meningkatkan efisiensi energi dan yang terpenting mengurangi resiko kesalahan desain, ya toh…

Kapan Kita Bisa Pakai Autodesk CFD?

Dalam desain tentu kita mengenal tahapan konsep, disini kita sudah bisa pakai Autodesk CFD. Secara garis besar kita bisa mengetahui terlebih dahulu keperluan desain kita dan bagian mana yang bisa dioptimalkan.

Concept Phase

Tahap Konsep Desain Ventilasi Ruangan

Setelah itu kita mulai melakukan pendetailan desain dan membuat berbagai alternatif desain, dan tentu kita perlu memvalidasi tahapan ini dengan Autodesk CFD.

Design Validation

Validasi Desain Menggunakan Autodesk CFD Advanced

Varian Autodesk CFD

Product Autodesk CFD dibagi menjadi 3, sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan desain kita, karena ini berpengaruh terhadap harganya juga…. ini biasanya menjadi pertimbangan penting, semua fungsi software udah masuk dengan kebutuhan kita, pas ditawarin harga ternyata kemahalan, kan cape deh..

Varian Autodesk CFD yaitu, Autodesk CFD, Autodesk CFD Advanced dan Autodesk CFD Motion. Apa bedanya, gampangnya, Autodesk CFD support untuk analisa fluid flow dan heat transfer tapi Autodesk CFD Advanced lebih lengkap untuk analisa fluid flow dan heat transfernya. Autodesk CFD Motion yang paling lengkap, dia bahkan bisa nentuin pergerakan benda akibat laju aliran misal katup pada valve. Untuk lebih jelasnya bisa refer ke link ini 

Lumayan panjang juga nulis cape juga yahhh,,,

Di Postingan selanjutnya saya mau coba analisa tingkat kenyamanan sebuah ruangan, apakah manusia yang ada di dalam ruangan tersebut cukup nyaman dengan sistem ventilasi yang saya buat…. Penasaran kan????hhi

About dwi

I’m a student of Darma Persada University, East Jakarta and take Mechanical Engineering major. Easy going trainer and hard worker. Please find me on facebook. https://www.facebook.com/dwi.darsono.71 email : dwi.tangerang80@gmail.com or HP +62 857 198 956 95

One response »

  1. Herry Susanto berkata:

    Mantap, Bro. Sangat menarik…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s